Kalau Ibu-Ibu Senang, Kegiatannya kan Banyak

    Kalau cerita tentang kegiatan PKK disini, semua kegiatan disini itu datangnya dari ibu-ibu sini sendiri, ya prinsipnya itu kalau Ibu-ibu itu senang menjalankannya ya…monggo, pokoknya bisa dijalani aja gitu.
Di daerah sini itu seringkali mendapat bantuan dari pemerintah, ya…baru-baru ini kita dapat bantuan dari pemerintah provinsi, kita disuruh menyusun proposal, ya…bantuan ini kebetulan juga untuk keluarga miskin (gakin) lansia, ya saya mikir kira-kira bikin apa ya?, kalau kue..masak lansia disuruh bikin kue, ya akhirnya saya mikir gimana kalau bikin jamu aja….kan bikin jamu itu gampang, dan nggak butuh modal banyak, bantuan modal awal dari pemerintah itu 2,5 juta, saya pikir cukup untuk membuat warung jamu. ya…akhirnya disetujui, dan dananya pun sudah turun, ya akhirnya saya wujudkan jadi warung tepat disebelah balai RW.  Untuk menjalankan warung ini ya dari para anggota lansia itu sendiri. Di warung itu, mulai dari yang jaga toko sampai yang membuat jamunya ya dari anggota lansia itu sendiri, ya itu tadi…dana 2,5 juta tadi itu saya pecah buat modal awal membuat jamu, ya saya pikir 30 ribu kan cukup, saya bilang, “ya sekarang untuk belajaran coba dititipin ke warungnya RW dulu, nanti kalau sudah enak terus mau jualan sendiri ya…monggo, ya pokoknya tidak memberatkan ibu-ibu ”. Ya kebetulan juga warung ini baru berjalan 1 bulan ini, jadi masih belum keliatan hasilnya. Disamping warung jamu itu, kelompok lansia juga mempunyai kegiatan yang sudah ada sejak lama ya antara lain lewat olah raga senam lansia, diadakan setiap hari minggu pagi.
Selain kelompok lansia, juga ada kegiatan yang sifatnya pembinaan buat ibu-ibu muda, seperti kelompok jahit.  Disini itu juga dapat bantuan dari Deperindag mesin jahit sebanyak 3 buah, kelompok usaha jahit ini sudah berjalan selama 2 tahun ini, ya jalan sih jalan tapi ya…mandeg-mandeg, mungkin juga ini karena kita masih terbatas menjahit kerudung, kalau saya sih pengennya juga mengajarkan menjahit baju, biar bisa maju gitu…toh saya dulu juga pernah kursus menjahit. Nanti kalau sudah maju khan, Insya Allah bisa menambah penghasilan ibu-ibu yang ada di kelompok itu, karena selama ini pemasukannya untuk kas kelompok jahit PKK ini.
Terus, disini itu khan banyak kelompok-kelompok pengajian, salah satunya kelompok pengajian PKK, kalau pengajian PKK ini sifatnya lebih mengarah pada Yasinan saja, mungkin kalau Yasinan saja khan bosen, lha terus ibu-ibu itu ngeliat sekarang trendnya itu pada bikin hadrah, di RW II bikin hadrah, jadi ibu-ibu pengen bikin hadrah. Saya bilang ke ibu-ibu “ ya monggo kalau memang ibu-ibu ini pengen bikin hadrah, asalakan ibu-ibu seneng dan menjalankan, ya silahkan “.  Menurut ibu-ibu kalau hadrah itu menyenangkan, karena bisa tampil, kita juga sudah 2 episode tampil mendampingi acaranya Tan Mei Hwa1, terus besok kita juga ngisi acara tafsir di TVRI, artinya khan ibu-ibu itu seneng kalau bisa tampil di TV. .
Oh iya…disini juga ada TK, ya TK itu berdirinya sudah lama banget, malah lebih lama dibanding balai RW-nya sendiri, malah sudah banyak warga yang berhasil itu lulusan TK sini. Ya..TK itu juga jadi pemasukan RW dan ada yayasannya sendiri lho…, ya sebagian besar muridnya juga dari warga sini sendiri, ya kalau ada anak-anak yang dari PAUD itu berprestasi bisa masuk TK sini dikasih diskon. TK disini itu sering menang, kemarin aja menang lomba drumband tingkat Kotamadya, sebenarnya sih juara I, tapi ada yang sakit jadi cukup dapat juara III, selain itu juga sering dapat juara di tingkat kecamatan.
Saya fikir, kegiatan-kegiatan itu yang penting jalan semua, walaupun pelan-pelan, prinsip saya ini selama saya bisa usahakan ya…saya kerjakan, kan semua itu yang penting ibu-ibu disini itu senang menjalaninya, dan itu juga yang memotivasi saya.

Cerita-Cerita Seru lain dapat dibaca dengan click disini

Explore posts in the same categories: Tentang Appreciative Inquiry, Tentang Indonesia

One Comment on “Kalau Ibu-Ibu Senang, Kegiatannya kan Banyak”

  1. identitassosial Says:

    to be the great and famous


Comment: